Karena alamat palsu, pulsa elektrik pun juga ikut nyasar

Posted: 25 November, 2011 in Daily Activities

Derrrtt..derrtt..kotak ajaib merah berwujud handphone milik saya bergetar. Bodynya yang aduh hai sungguh mirip sekali dengan produk andalan “Nokimin”. Memang cina adalah Negara peniru tercanggih. Bukan hanya handphone yang jumlahnya jutaan tersebar khusunya di Indonesia tapi juga alat-alat elektronik yang lain seperti Handytalky, Televisi, Motor hampir semuanya ada. Mungkin barang-barang lain masih banyak lagi yang di tiru oleh Cina selain barang elektronik, hanya saja keterbatasan pengetahuan saya. Selain model handphone dari berbagai type bisa di tiru cina memang menjual barangnya seperti kacang. Sangat murah sekali dan luar biasanya peminatnya sangat meledak. Handphone Cina atau orang kadang menyebutnya “MOCIN”, mobile phone China. Heh sepertinya di pas-pas kan saja kalimatnya. Entah pas atau tidak yang jelas Mocin membuat gebrakan luar biasa di dunia perdagangan. Berbagai bentuk & model di tiru ada juga di modifikasi menjadi lebih unik. Produsen Handphone terkenal lainnya selain “Nokimin”, “Samson” “iPhur” pun bisa di tiru.

Sama halnya mocin yang saya miliki. Sebagai Mocin, umur 2 tahun lebih terbilang bandel karena kita tahu mocin sangat ember mengeluarkan produk tapi kualitasnya minim. Meski demikian tetap banyak peminat. Mocin saya adalah beyond B71 persis sekali dengan “Nokimin” N71. Saya pilih mocin ini karena memang fiturnya terbilang hampir sempurna. Seperti yang saya harapkan, dengan harga yang lumayan terjangkau bisa mendapatkan fasilitas se abrek. Akhir tahun 2009 lalu aku beli B71 dengan harga satu rupiah di ikuti dengan enam angka nol di belakangnya. Entah sekarang berapa harganya atau malah sudah tidak ada yang baru. Beberapa fiturnya ada Record (audion,Video,TV,Radio), Wifi, TV, radio AM FM, Java, Bluetooth, Memory internal eksternal, MP3 player, Video Player, double GSM. Hanya satu kekurangannya yaitu tidak bisa digunakan untuk Video Call 3G.

Sudah satu bulan ini mocin ini dapat suntikan pulsa tak di sangka. Pertama, pastinya kapan harinya saya tidak ingat tapi waktu itu tiba-tiba HP bergetar trett..trett.. itu menandakan ada sms masuk. Karena kalau getarnya panjang dan terus menerus itu bisa dipastikan ada seseorang yang menelepon saya. Karena sudah menjadi kebiasaan saya untuk tidak pernah menderingkan mode HP kecuali untuk alarm. Sepenting dan segenting apapun HP GSM dan satu HP CDMA saya selalu getar dan saya kira cukup dengan getar saja sudah tahu kalau ada telepon atau sms. Pertama kali melihat sms sedikit curiga, was-was, bahagia karena nomor yang masuk adalah tidak seperti biasanya. Kurang dari lima digit. Tombol unlock mulai saya pencet, tahap demi tahap prosedur baca sms saya ikuti dan bherrrrr…ternyata benar “pulsa anda telah terisi 10000 dengan seri pengisian sekian-sekian. Saya tidak pernah menghafalkan seri pengisiannya, yang paling dipedulikan adalah pulsa masuk. Tapi saya harus berpikir keras lagi karena saya tidak merasa membeli pulsa. Saya terus berpikir dan bertanya-tanya tapi tetap saja tidak mengetahui. Selang beberapa saat si Mocin saya kembali bergetar. Kali ini getarannya lebih dari dua kali. Ini pertanda saya mendapat telepon dari seorang yang berkepentingan dan ada perlu. Kembali mata menengok HP merah yang menemani sejak dua beberapa tahun terakhir. No asing dan tanpa nama tapi tertulis lengkap 12 digit. Kalau dilihat dari cirinya, ini seperti no produsen indosat. Dengan sedikit keraguan saya mencoba menerima telepon. Suara wanita terdengar dari speaker kecil ini. Sama-sama tidak kenal dan tanpa sengaja kami berdua mulai berucap. Si wanita menanyakan, “apakah barusan ada pulsa nyasar ke lambung HP”, dengan lugas saya jawab, “iya”. Ow ternyata si wanita hebat ini yang mau mengirim pulsa tanpa harus diminta. Saya melanjutkan pembicaraan “terima kasih atas kiriman pulsanya”. Si wanita kembali merespon kalimat saya, “mas bisa dikirim balik?”. Sedikit heran tapi bagaimana lagi pulsa sudah terlanjur masuk. Pertanyaan saya kepada si wanita “ibu bagaimana caranya?, begini saja ibu rumahnya dimana? silakan ke sini saja nanti saya kembalikan, saya Sidoarjo (tempat tinggal saat ini)”. Dengan nada agak kecewa ibu menjawab “saya gresik”. Tanpa banyak kata si wanita menutup teleponnya. Apa dipikir mau ke sidoarjo hanya untuk mau ambil pulsa yang nyasar. Ongkos perjalanan saja melebihi nominal hee..

Kedua,belum ada satu minggu ini kembali ayu tinting dengan alamat palsunya telah meracuni banyak orang sehingga pulsa pun nyasar kemana-mana. Tanpa diduga pula tiba-tiba sms masuk di sim 1 tempat nomor GSM menancap. Tapi kali ini tidak ada lagi seorang pun yang menyusul telepon setelah sms pengisian pulsa masuk. Sampai tulisan ini saya ketik saya belum menemukan seseorang yang kembali berbaik hati dengan bersedekah 10000 pulsa kepada saya. Bagi yang mengirimkan entah sengaja atau tidak saya ucapkan banyak terima kasih, semoga amal perbuatannya di terima. Dan bagi anda para pembaca yang budiman, hati-hati dengan hal-hal yang palsu. Termasuk di dalamnya adalah ALAMAT PALSU. Mungkin dalam beberapa bulan ke depan pelantun lagu itu akan terus menyampaikan alamat palsunya meski alamat yang asli telah di temukan. Good luck !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s