Filosofi “WANITA RACUN DUNIA”

Posted: 20 Desember, 2008 in artikel

Tak akan pernah ada yang mengelak ketika orang berbicara tentang asmara. Bahkan orang lebih suka mendebatkannya hingga larut waktu. Memang suatu hal yang wajar dan lumrah sebagai insan ciptaan Tuhan yang paling sempurna dimana kita di beri akal untuk berpikir dan nafsu untuk dorongan aktivitas sosial.Tentunya nafsu tidak harus diartikan secara sempit sebagai libido saja. Beda halnya dengan malaikat yang hanya di beri naluri hanya untuk mengabdi dan berbakti kepada sang pencipta saja sehingga tidak ada yang namanya malaikat makan, minum, tidur, berkeluarga dll. Sebaliknya setan atau hewan. Hewan hanya di beri nafsu tidak diberi akal dan setan diciptakan sebagai makhluk ingkar. Kita memiliki segalanya tinggal bagaimana mengolahnya. Apakah seperti malaikat yang bersifat statis dan itu-itu saja karena diberi tugas untuk mengabdi atau seperti hewan yang tak berakal sehingga hidup semaunya dan seenaknya karena nalurinya hanyalah untuk bertahan hidup. Atau bahkan seperti setan yang dalam pemikirannya akan menjerumuskan manusia dari berbagai sisi. Manusia yang istimewa adalah yang bisa menjaga keseimbangan nikmat Tuhan dan karena itulah iman seseorang mudah bergejolak. Naik tingkat mengarah seperti malaikat pengabdi tuhan atau bahkan turun dastis menjadi bejat mendekati sifat setan.

Becarefull...!!

Becarefull...!!

Tuhan menciptakan sesuatu itu berpasang-pasang termasuk kehidupan manusia ada wanita dan pria. Namun sebelum saya menlanjutkan tulisan ini saya tidak ada maksud memenangkan satu pihak. Semua ada keutamaan dan kekurangan masing-masing. Sebenarnya ada apa dengan The Changecutter bisa tenar dan albumnya meledak di Indonesia lewat lagu yang berjudul “Wanita Racun Dunia”. ?? Mungkin memang komposisi lagunya yang menarik (ah..kalau itu saya buka ahlinya untuk bicara) atau memang masyarakat sepakat dengan siratan arti liriknya. Yang jelas tulisan ini sekedar wacana pribadi saya. Dimana saya adalah tipe orang yang tidak terlalu suka membahas sesuatu hal yang menurut saya kurang penting. Termasuk membahas masalah pacar, asmara, kencan dan sejenisnya. Bukan berarti tidak penting (ingat belum begitu penting) tapi memang kadang saya tidak suka sesuatu yang ribet-ribet, inginnya yang sederhana, santai, jelas, dan bermakna dalam. Bagi saya untuk saat ini mungkin membahas terlalu dalam soal pacar, belum saatnya. Sedangkan istilah pacaran sendiri belum ada yang bisa menjelaskan secara detail. Mungkin ada tapi hanya sebuah gagasan dan pendapat saja. Kalau menurut Ajaran Islam sendiri malah tidak ada sama sekali. Adanya ya hanya di Indonesia ini (bener nggak..!!! ya..iya..soale kalo di Inggris mungkin namanya dating … kalau di Thailand beda lagi… belum lagi di jepang ..so.ya Cuma di Indonesia saja ada pacaran. he..he..he..). Masih banyak target dan cita-cita saya ke depan yang harus diselesaikan ketimbang hanya sekedar membahas soal pacar. Target besar itu harus diraih dengan membiasakan diri belajar. Tidak hanya belajar ilmu tapi belajar dengan lingkungan, kedisiplinan, kepekaan dan upaya optimal seluruh talenta sekuat tenaga : mulailah ..mulailah..!!

  1. Menyegerakan sholat bila telah tiba waktunya
  2. Mengupayakan sholat berjama’ah
  3. Memaca ayat al-qur’an setelah sholat
  4. Sholat sunnah Ba’da wudlu
  5. Sholat sunnah rowatib konsisten dijalankan saat berjama’ah atau sendirian
  6. Sholat Dhuha
  7. Puasa senin – kamis
  8. Memiliki agenda pribadi untuk program pengabdian masyarakat atau kegiatan-kegiatan riil lainnya untuk sosial dan kemasyarakatan

Bagi saya agenda ini berat, tapi sangat nikmat dan memiliki kepuasan tersendiri. Selain kita juga punya  rutinitas akademik dan tugas-tugas lain belajar disiplin dan itu indah.

Wanita bisa dikatakan racun dunia karena banyak wanita sekarang yang mengumbar tubuhnya menjadi konsumsi publik. Mungkin juga karena wanita seseorang bisa berbalik arah haluan hidup (ingat ini tidak mutlak). Terus kalau begitu kenapa orang-orang mau dengan wanita ? nah inilah penjelasan persepsi yang akan saya bangun.

Di saat kita mengibaratkan posisi wanita sebagai racun kita sebagai kaum adam harus berhati-hati. Katanya sebagian besar neraka nantinya dihuni oleh wanita. !!<#$% ?? Dilihat dari sejarah, turunnya manusia ke muka bumi dari surgapun karena wanita (tapi kita juga tak boleh memandang sebelah mata tentang wanita.. dari jutaan wanita salah satunya tulang tulang rusuk kaum pria ..he..he..$%^ !!!!..) Bagi kaum wanita balik bertanya kepada pria terus kenapa laki-laki tuh mau ??? Orang biasanya kalau minum racun akan terkena dampak yang kurang baik, bisa masuk rumah sakit bahkan sampai masuk liang lahat. Tapi bagi orang yang benar-benar tangguh, kuat dan perkasa tidak mempan dengan racun. Orang yang sudah kebal dengan racun tidak pernah berdampak apapun malahan akan menunjukkan kita ini orang kuat.

Ibaratkan saja seorang empu yang mau menguji kekuatan besi pasti akan memukul-mukul besinya. Ketika besinya patah maka besi itu tidak layak di buat keris sebaliknya besi yang dipukul, dibanting di terpa seperti  apapun tetap kuat maka itu besi yang bagus. Begitu pula dengan wanita yang katanya racun dunia barang siapa minum racun itu tidak apa-apa maka dia adalah orang tangguh & kuat. Namun barang siapa orang yang minum racun sedikit saja sudah teler, orang itu lemah. Untuk menjadi orang tangguh dan kuat perlu persiapan yang ekstra. Jangan pernah mencoba-coba. Jadilah orang yang kokoh dengan mempersiapkan diri. Hanya orang-orang yang teruji kemampuannya yang tahan dan kebal dengan racun..dalam tulisan saya yang sebelumnya pernah saya tulis “Apa yang tak mampu membunuhku, hanya akan membuatku lebih kuat”(Nietzsche).

Dalam kehidupan sehari-hari bagi orang-orang yang sudah berkeluarga berarti adalah orang yang sudah siap minum racun dan telah lolos uji karena telah melalui beberapa proses persiapan dan persiapan itu tidak mudah. Oleh karena itu jangan buru-buru minum racun hanya untuk menunjukkan ketanguhan anda jika anda belum cukup mampu. Yang itu hanya akan membunuh diri anda sendiri. Orang yang tangguh tidak perlu diseba-sebarkan tidak perlu dipamer-pamerkan nantinya akan dilihat sendiri oleh orang lain karena kemampuan dan kualitasnya. Persiapkan dulu diri anda, bangun kualitas dan kokohkan ketahanan diri maka orang akan mencari anda.


Komentar
  1. arifudin mengatakan:

    emm memang susah ya…. tapi ya kita kudu proporsiaonal dalam mengarungi liku-liku kehidupan🙂

  2. ais mengatakan:

    ketika membahas persoalan di atas ais rasa tidak akan ada habisnya kalau dr laki2 atau perempuan saling menguatkan argumennya masing2.intine podo ngeyele, podo ra gelem ngalah. menurut ais apapun di dunia ini adlah untuk kebaikan manusia kalau manusia mau mengambilnya dari sisi hikmah. dan apapun entah itu racun atau madu itu dengan berbagai macam bentuknya itu semua hanya jalan menuju tempat yang mulia di sisi Allah SWT. lek ga nek racun kita gak akan bisa mengatakan ternyata madu itu manis sekali……so positif tinking. ambil hikmah dari apapun.ais teringat ketika sd guru ais berkata jangan pernah menghina apapun, karna semua adalah mengandung kebaikan ketika kita mau melihatnya dari sisi kebaikan dan apapun akan menjadi jelek kalau kita meliatnya dari sisi kejelekan, ketika kita menghina orang(perempaun, laki2 atau apapun ciptaan Allah SWT) maka sebenarnya yang jelek adalah kita sendiri.mulut kita harus senantiasa mengucapkan kebaikan……dan ambil hikmah dari apapun.

  3. Edi Psw mengatakan:

    Filosofi itu memang benar adanya. Nabi Adam dulu terjerumus juga karena wanita. Hal ini terbawa hingga di dunia sekarang ini.

  4. riska wahyu mengatakan:

    ck..ck..ck..
    kaum wanita selalu dipersalahkan. Hmmm…
    jadi sedih.

  5. jidatbaok mengatakan:

    mas imul…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s