Menentukan Aplikasi HP sesuai kebutuhan

Posted: 19 November, 2016 in artikel

Hampir semua orang punya HP baik yang biasa maupun yang smart. Smart Phone kini banyak membantu dalam kehidupan sehari-hari. Banyak hal-hal nyata yang di sulap menjadi virtual berupa aplikasi android. Tentu harus mempertimbangkan kemampuan hardware smartphone misal media penyimpanan dan RAM. Berikut ini daftar aplikasi android sebagai bahan pertimbangan menentukan pilihan sekaligus sebagai catatan kebutuhan probadi penulis

Messenger

  1. Whatsapp
  2. BBM
  3. Line
  4. Telegram

Browser

  1. Chrome
  2. Mozila Firefox
  3. UC Browser

Media Sosial

  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Path
  4. Instagram + Layout Photo

Lain-lain

  1. My Quran INA
  2. Tafsir Ibnu Katsir
  3. Himpunan Putusa Tarjih
  4. Satu hari satu hadis
  5. Blogger
  6. WordPress
  7. Mobile Banking
  8. Tagihan PLN
  9. Go-Jek
  10. Grab
  11. Hadis Arbain
  12. Kalender Hijriyah
  13. Kiblat Visual
  14. Lapor
  15. M-Bonk
  16. Masjid Terdekat
  17. PC Link
  18. Remote Link
  19. All Remote TV
  20. Smart View
  21. Picsay Pro
  22. VLC
  23. Super Backup
  24. Talking Ginger
  25. Tangkap Layar Mudah
  26. WPS Office
  27. MiniMovie
  28. waze

Berikut ini, catatan Dahnil Anzar Simanjuntak yang ikut langsung pada pertemuan bersama Presiden Jokowi.

image

Saya Ikut Serta dengan beberapa tokoh agama Muhammadiyah, NU dan MUI yang diundang oleh Presiden Joko Widodo, pada Hari ini Selasa, 1 November 2016 Pukul 11.00 WIB.

Pak Presiden yang didampingi Menkopolhukam, Menteri Agama, dan Mensesneg. Langsung berdialog dengan 10 orang perwakilan dari Muhamamdiyah, 10 orang dari MUI dan 10 0rang dari NU.

Suasana pertemuan menurut saya layaknya pertemuan resmi, Pak Presiden menyampaikan Pertama apa gerangan tujuan beliau mengundang para tokoh tersebut, dilanjutkan beberapa tokoh menyampaikan pandangannya. Dalam Catatan saya setelah Pak Jokowi menyampaikan pendahuluan, dilanjutkan oleh Ketum MUI, kemudian Ketum NU, dan Ketum Muhammadiyah. Dan Salah Seorang Ketua PP Muhammadiyah, Pak Goodzubir menyampaikan pesan beliau. Dilanjutkan Pak Presiden memberikan respon.

Singkatnya, semua tokoh agama menyampaikan Bahwa proses Hukum harus dilakukan dengan adil dan berkeadilan, Bahkan Pak Haedar menyampaikan, sengketa Publik Bisa memperoleh Titik moderat bila Jalur Hukum dilakukan dengan adil, dan kami fokus pada bagian itu, Namun. Pak Haedar menyampaikan pesan, penting juga agaknya Pak presiden menularkan keteladanan kepada para Kepala daerah seluruh Indonesia agar tidak Asal ucap, dan tidak ceroboh dalam menggunakan kata-kata”

Menjawab pernyataan para tokoh tersebut Pak Presiden menyatakan;

Sebagai Presiden saya tidak Akan melakukan intervensi apapun terhadap proses Hukum, klo tidak berjalan dengan baik baru saya Turun tangan. Saya tidak melindungi Ahok, saya bertemu dengan Ahok dalam kaitan Sebagai Presiden dan gubernur saja.

Setelah Pak Joko Widodo menjawab saya, angkatan Tangan mohon izin Untuk menyampaikan sesuatu.

Saya perkenalkan Diri, “saya Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Pak Presiden izinkan saya menyampaikan dua Hal. Pertama adalah pertanyaan, kedua adalah Saran. Pertama. Mengapa Pagi ini yang tokoh-tokoh Agama yang diundang pada Pagi Hari ini hanya dari Muhammadiyah, MUI dan NU? Karena Ada kesan diluar sana Pak Presiden sedang memecah belah kami umat Islam, Karena diluar sana pasti berkembang perspektif Muhammadiyah, MUI dan NU sudah dikangkangi oleh Presiden Mereka pasti tidak bisa bersikap obyektif lagi, Padahal Seperti Pak Presiden ketahui sikap Muhammadiyah, MUI dan NU sudah jelas, mengapa saudara-saudara kami yang ingin memobilisir demo itu tidak diundang juga, saya Kira alangkah baiknya dan arifnya jika Mereka diundang dan diajak Untuk berdialog, tidak Cuma kami.”.

“Kedua, Pak Presiden, Publik kecewa, agaknya penting Pak Presiden menyatakan dengan tegas dan terang Bahwa kita Akan tindak secara Hukum bila Ahok betul menistakan keberagaman dan Islam. Pidato Seperti itu penting Pak Presiden sampaikan Seperti seterang dan tegas bapak menyampaikan Akan lawan Pungli se rupiah pun, agar UMAT tenang dan yakin, Mereka butuh sikap terang dari bapak. Demikian Pak Presiden, mohon maaf dengan sangat bila tidak perkenan, Maklum saya yang paling Muda disini”.

Setelah pernyataan saya tersebut Pak Presiden menyampaikan;

” Penting Hari ini kita membangun kultur Ekonomi, Politik, Sosial dan budaya yang kuat Untuk menjawab Masalah kesenjangan Antar wilayah, nah Salah satunya ya melalui revolusi mental itu. Hari ini kita terlalu banyak memproduksi Undangan-undang dan mohon maaf Orientasinya proyek. Dikit-dikit hukum, dikit-dikit Hukum Padahal nilai Etika diatas hukum maka Revolusi mental penting”
Demikian ya, Terimakasih.

Akhirnya pertemuan ditutup Pak Presiden Joko Widodo dengan diakhiri sesi foto, dan terus terang saya Senang bisa menyampaikan pesan dan kritik langsung kepada Pak Joko Widodo, walau tidak dijawab dengan terang. Semoga Allah SWT selalu Meridhai dan melindungi Bangsa ini.

Jakarta, Selasa, 1 Nov 2016, Pukul 14.30 WIB

Salam
Dahnil Anzar Simanjuntak
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah

Sejarah Singkat PKI…. Berikut ini kiriman WA dari pak Ginanjar Kartasasmita ttg PKI:

Assalamu alaikum wr wb.. Bpk/Ibu/Adik2 yg lahir setelah th.1965.

Sejarah masa lalu mdh2an tdk terulang lagi. Agak panjang ceritanya, ttp menarik utk disimak :

“JASMERAH”

(JANGAN SEKALI-KALI MELUPAKAN/MENINGGALKAN SEJARAH)

Data kronologis melengkapi tulisan ttg PKI

PKI: TAHUN 1945 s/d 1965

image

Bismillaah Wal Hamdulillaah…
Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaah…

A. KRONOLOGIS

1. Tanggal 8 Oktober 1945: Gerakan Bawah Tanah PKI membentuk API (Angkatan Pemuda Indonesia) dan AMRI (Angkatan Muda Republik Indonesia).

2. Medio Oktober 1945: AMRI Slawi pimpinan Sakirman dan AMRI Talang pimpinan Kutil meneror, menangkap, dan membunuh sejumlah Pejabat Pemerintah di Tegal.

3. Tanggal 17 Oktober 1945: Tokoh Komunis Banten Ce’ Mamat yg terpilih sebagai Ketua KNI (Komite Nasional Indonesia) membentuk DPRS (Dewan Pemerintahan Rakyat Serang) dan merebut pemerintahan Keresidenan Banten melalui teror dengan kekuatan massanya.

4. Tanggal 18 Oktober 1945: Badan Direktorium Dewan Pusat yg dipimpin Tokoh Komunis Tangerang, Ahmad Khoirun, membentuk laskar yg diberi nama Ubel-Ubel dan mengambil alih kekuasaan pemerintahan Tangerang dari Bupati Agus Padmanegara.

5. Tanggal 21 Oktober 1945: PKI dibangun kembali secara terbuka.

6. Tanggal 4 November 1945: API dan AMRI menyerbu Kantor Pemda Tegal dan Markas TKR, tapi gagal. Lalu membentuk Gabungan Badan Perjuangan Tiga Daerah untuk merebut kekuasaan di Keresidenan Pekalongan yg meliputi Brebes, Tegal, dan Pemalang.

7. Tanggal 9 Desember 1945: PKI Banten pimpinan Ce’ Mamat menculik dan membunuh Bupati Lebak R. Hardiwinangun di Jembatan Sungai Cimancak.

8. Tanggal 12 Desember 1945: Ubel-Ubel Mauk yg dinamakan Laskar Hitam di bawah pimpinan Usman membunuh Tokoh Nasional Otto Iskandar Dinata.

9. Tanggal 12 Februari 1946: PKI Cirebon di bawah pimpinan Mr.Yoesoef dan Mr.Soeprapto membentuk Laskar Merah merebut kekuasaan Kota Cirebon dan melucuti TRI.

10. Tanggal 14 Februari 1946: TRI merebut kembali Kota Cirebon dari PKI.

Baca entri selengkapnya »