Asyiknya touring
bismillahirrohmanirrohim
alhamdulillah sekilas episode rutinitas saya sehari-hari telah terjalanai.Hari ini saya mengawali aktifitas di Claket Pacet Mojokerto karena terhitung semenjak kemarin hari Jum’at 21 Maret 2008 Asisten Lab Komputer Fakultas Teknik UMSIDA mengadakan acara orientasi dan outbond dalam rangka rekrutmen anggota baru.Hari jumat acara dimulai di kampus hingga sabtu pagi kemudian acara dilanjutkan ke kawasan puncak pacet Mojokerto.Namun yang spesial hari ini bukan hanya kegiatannya tapi upaya-upaya saya untuk selalu ingin ikut dalam kegiatan.Karena itulah kehidupan ku yang selalu ingin berkiprah dalam organisasi.Sabtu sore jam tiga saatnya saya bertugas untuk mendapatkan nafkah hingga pukul sebelas malam. Disisi lain kawan-kawan yang sedang mengadakan kegiatan sudah berangkat sejak sabtu pagi saya sengaja datang terlambat ke pacet tempat kegiatan karena tugas tadi.Kewajibannya saya telah terpenuhi tepat jam sebelas.Akhirnya tugas lain pun menanti. Saya langsung bergegas untuk bisa bergabung bersama kawan-kawan asisten lab yang jauh di sana.Ku putuskan tepat pukul dua belas malam setelah saya sholat dan makan sepeda motor aku tancap menuju puncak.Rasa was-was memang sedikit menghiasi perasaan.Tapi tak mengalahkan sifat nekat saya dalam melakukan tindakan.
Wuss…wus.. jalan malam begitu dingin, sedikit-sedikit perasaan buruk menghampiri tapi bagi ku yang penting sampai d tujuan.Ada hal yang sangat menegangkan ketika saya menyusuri sepanjang jalan sidoarjo-pacet mojokerto diantaranya ketika saya bertemu segerombolan orang yang lumayan banyak berkumpul di sepanjang jalan dekat persawahan awalnya saya berpikir wah…jangan-jangan ini ada tawuran.Akhirnya laju kendaraan aku pelankan setelah berhasil melewati sekelompok orang yang jumlahnya hampir ratusan hati kembali lega.Selanjutnya tantangan lain yang bikin merinding adalah ketika memasuki daerah dingin di pacet.Kabut tebal mengiringi jalan.Di lain sisi saya harus segera bisa sampai di tujuan agar tidak kepikiran.Sampai di atas tiada teman tiada lawan sedikit cahaya terang membuat bulu merinding tapi tetap tegar.sejenak aku berhenti berpikir dan mencoba menelepon teman yang sudah berada di lokasi tapi gagal gagal terus.Kemudian perjalanan terus saya lanjutkan hingga ke atas untuk menemukan petunjuk terakhir yang di beritahukan teman kepada saya.Berputar-putar sudah saya mengelilingi ruas-ruas jalan sempit ditemani hawa dingin serta perasaan sedikit jengkel karena
tiada yang bisa dihubungi melalui handphone.Tapi terus aku coba dan coba hingga memang saya
berhasil menghubungi salah satu kawan saya.Akhirnya saya di jemput dan alhamdulillah…ternyata
tak sesulit yang saya bayangkan.
minggu siang kegiatan sudah harus selesai.saya pun juga harus segera kembali ke kota sidoarjo untuk melaksanakan tugas seperti kemarin jam tiga sampai jam sebelas malam.Waktu sudah menunjukkan jam dua lebih lima belas ..w waduh aku harus buru-buru.Saya pun pulang bersama teman saya mengendarai sepeda motor dan langsung menuju ke tempat dimana saya berkewajiban datang tepat waktu tapi tetap saja tidak bisa karena perjalan terecepat adalah datu jam.saya baru sampai pukul setengah empat dan langsung siap beraksi menjalankan misi.hingga sampai saya menuliskan di blog ini



Tinggalkan Balasan